Review Ortus Arena

Game turn-based dengan konsep unik dan menarik, mungkin tepat rasanya disandangkan kepada Ortus Arena dari Firebrush Studios ini. Menawarkan gameplay yang kompleks namun asik, serta desain yang menarik, merupakan daya tarik tersendiri dari game ini. Serta menerapkan unsur kompetitif yang kental, unsur strategi yang kental, serta tak ada unsur keberntungan sama sekali, yang akan memaksa kita untuk berpikir keras terlebih dahulu sebelum bertindak.

Game seperti catur, namun dikembangkan lagi menjadi game yang menarik. Layaknya di catur, disini kita akan menggerakan bidak – bidak yang ada di atas “papan” arena. Tapi tentu ada keunikan tersendiri dari Ortus Arena ini. Seperti ada gameplay pengelolaan energi, lalu objective untuk memenangkan permainan juga bukan hanya 1 saja, melainkan ada 2 objective yang bisa lakukan untuk memenangkan permainan.

Gameplay Ortus ArenaSeperti apa gameplay dari Ortus Arena ini ? Di papan arena Ortus ini, akan ada 8 pasukan di masing – masing sisi. Bentuk dari arenanya sendiri cukup unik, bukan segi empat yang beraturan seperti catur. Lalu di arena tersebut, kamu harus menggerakan pasukan mu menuju tempat bernama “Energy Wells“, yang bentuk kotak segi enamnya berbeda dengan bentuk kotak segi enam lainnya. Dan di Energy Wells tersebut kamu bisa mendapatkan energi. Energi yang kamu bisa dapatkan adalah 14 setiap diawal giliran, dan jika pasukan mu berdiri di atas Energy Wells, maka kamu akan mendapatkan energi tambahan.

Fungsi energi disini adalah untuk menggerakan pasukan, bertahan dari serangan dan menyerang musuh. Misalnya, jika kamu ingin menggerakan pasukan mu dari kotak 1 maju kedepan 6 kotak, maka energi yang dihabiskan adalah 6. Soal menyerang, jika kamu menggunakan pasukan yang menyerang jarak dekat, kamu tidak akan memerlukan energi untuk menyerang, hanya saja tetap membutuhkan energi untuk memajukan pasukanmu ke tempat pasukan musuh. Tapi jika kamu memakai pasukan dengan tipe menyerang jarak jauh, maka kamu memerlukan energi untuk menyerang, energi yang dihabiskan tergantung jarak kotak antara pasukan mu dengan pasukan musuh.

Nah yang terpenting adalah bertahan. Ketika diserang, maka kamu mempunyai pilihan untuk merelakan pasukan mu untuk dibunuh atau bertahan. Jika kamu memilih bertahan, maka kamu harus mempunyai energi. Misalnya pasukan musuh menyerang mu, ketika menyerang, lalu kamu memilih bertahan, maka energi mu akan berkurang. Energi yang dibutuhkan untuk bertahan sendiri bervariasi, tergantung jenis pasukan apa yang menyerang pasukan mu (ada 6 jenis pasukan dengan kekuatan yang berbeda).

Tantangannya adalah ketika bertahan. Jadi ketika kamu giliran untuk “jalan”, memang kamu akan mendapatkan energi. Tapi tentu ketika kamu menggerakan pasukan mu pasti energi mu tentu akan berkurang. Nah tantangannya, jangan sampai kamu menyisakan energi yang sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali ketika kamu mengakhiri giliran mu, tapi kamu juga harus menyerang ketika kamu ber-giliran jalan. Jadi kamu membuat gerakan yang efektif dan tidak membuang – buang energi.

Gameplay Ortus ArenaBagaimana cara untuk menang ? Ada 2 objective yang bisa kamu selesaikan untuk memenangkan permainan. Kamu hanya perlu menyelesaikan salah satu objective saja dari 2 objective yang ada. Seperti dengan menguasai 5 Energy Wells sekaligus dalam 1 giliran atau mengalahkan 8 pasukan musuh.

Ada berapa mode permainan di Ortus Arena ini ? Ada 3 mode, yakni Solo, Campaign dan Multiplayer. Di mode solo dibagi lagi menjadi 2, ada mode Apprentice dan Master. Di Apprentice musuh yang kamu hadapi tidak akan terlalu susah, dan di Master tingkat kesulitan musuh akan bertambah. Selain itu, di mode Master ini juga, kamu harus mengalahkan musuh dalam waktu yang yang terbatas, hanya 20 menit.

Soal mode Campaign, di mode ini kamu akan disuguhkan sedikit sentuhan cerita didalamnya serta tutorial yang memperkenalkan mu terhadap gamenya. Tutorial yang dibarengi dengan sedikit cerita ini, akan membuat mudah mengerti tentang game ini, terutama gameplaynya dan jenis – jenis pasukannya yang ada dalam Ortus Arena ini. Tapi sayangnya, masih ada bug dalam mode Campaign ini, jujur saja ketika artikel ini dibuat saya belum menyelesaikan semua stage yang ada di Campaign tersebut karna bug yang “menghalangi”.

Kelemahan game ini berada dalam tingkat kesulitan AI yang tidak susah – susah amat, walaupun memainkan mode Solo > Master, AI tetap tidak susah susah amat. Sehingga untuk menikmati game ini dengan hanya mengandalkan Single Player, saya rasa kamu tidak menikmati game ini sepenuhnya. Untuk menikmati game ini sepenuhnya, harus ada komunitas aktif yang sering mengadakan pertandingan secara online, atau bisa dibilang kamu harus bermain Multiplayer. Agar kamu bisa melawan pemain asli secara langsung, bukan AI saja yang tidak menantang. Kabar baiknya, selain ada fitur Online untuk bertarung dengan pemain Ortus Arena lainnya dari seluruh penjuru dunia, di mode Multiplayer ini ada juga fitur “LAN” di dalamnya, jadi kamu bisa bertarung dengan teman mu secara langsung dengan menggunakan LAN saja.

Gameplay Ortus ArenaKesimpulan

Overall mekanisme gameplay nya sangat menarik dan unik, desainnya juga enak dipandang, sederhana dan elegan. Hanya saja tingkat kesulitan AI tidak terlalu susah, mode permainan dan fitur masih kurang banyak, dan juga masih ada bug yang menghiasi mode Campaign membuat game ini jadi “minus”. Untuk kamu yang suka game strategi, dan bukan orang dengan tipe cepat bosan, game ini akan cocok untuk mu. Apalagi jika kamu bisa mengajak temanmu untuk turut membeli game ini juga, maka game ini akan menjadi game kompetitif yang sempurna.

Leave a Reply