Project Alloy, Perangkat VR All-in-one Yang Sangat Menarik Perhatian

GameKita.net – Intel salah satu raksasa perusahaan teknologi, tepatnya CEO nya Brian Krzanich mengumumkan Project Alloy di Intel Developer Forum 2016 Selasa kemarin. Project Alloy adalah nama untuk perangkat Virtual Reality All-in-one yang sangat menarik perhatian.

Kenapa saya bilang “sangat menarik perhatian” diawal ? Karna Project Alloy yang digarap Intel dan Microsoft ini benar – benar menghadirkan sesuatu yang berbeda dari perangkat VR lain yang sudah terkenal saat ini seperti Oculus, HTC Vive dan Playstation VR.

Project AlloyProject Alloy adalah perangkat All-in-one yang menghadirkan merged-reality, pergabungan interaksi dunia nyata dengan virtual menjadi satu. Tanpa suatu controller, smartphone atau komputer, Alloy tetap bisa digunakan. Karna keseluruhan, Alloy dibuat tanpa kabel (wireless) serta didalamnya sudah ada prosessor dan batterai.

Alloy sendiri menggunakan teknologi Real Sense, yang memungkinkan tanpa controller pun kita masih bisa menggerakan karakter yang ada dalam dunia virtual. Karna Real Sense mendeteksi lingkungan kita dan juga gerakan kita secara langsung. Bahkan, tangan yang ada dalam dunia nyata kita, bisa terlihat dalam dunia virtual langsung. Dan ini yang dinamakan “merged-reality“… Sungguh menarik bukan ?

Merged Reality menghadirkan pengalaman dalam dunia virtual menjadi lebih dinamis dan natural dari yang pernah ada sebelumnya – dan membuat pengalaman yang tidak mungkin di dunia nyata menjadi mungkin.” Tandas Brian dikutip dari Intel Newsroom.

Project Alloy DemoSelain itu, karna Intel bekerja sama dengan perusahaan raksasa Microsoft, kedepannya Windows Holographics, software yang juga dipakai untuk Hololens nantinya bisa juga dipakai oleh Project Alloy ini. Dan terakhir, Project Alloy ini masih berbentuk Prototype dan direncanakan akan dirilis sebagai Open Source hardware di paruh kedua 2017 nanti atau sekitar bulan Juli hingga Desember. Well, masih lama sih ya. Tapi jika kamu tidak sabar, mungkin Playstation VR yang akan dirilis tahun ini, bisa menjadi alternatif kamu selagi menunggu Alloy terealisasi.

Sumber Liputan6 | NewsRoom Intel.

Leave a Reply